PEMANFATAAN LIMBAH JAGUNG DAN KULIT KAKAO SEBAGAI ADSORBEN PADA PENGOLAHAN LIMBAH CAIR BATIK

Authors

  • Mohammad Mirwan
  • Windy Nurfatika Putri

Keywords:

Adsorpsi, Limbah Jagung, Kulit Kakao, COD, Warna, Amonia Total

Abstract

Tingginya kandungan parameter COD, warna, dan amonia total pada limbah cair batik dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menurunkan nilai parameter tersebut adalah proses adsorpsi dengan memanfaatkan limbah jagung dan kulit kakao sebagai adsorben. Penelitian ini terdiri dari 2 tahapan, yang pertama proses adsorpsi secara batch dengan menggunakan variasi massa adsorben (40 gr, 80 gr, dan 120 gr), dan waktu pengadukan (5 menit, 15 menit, dan 30 menit). Tahapan yang kedua, proses adsorpsi secara kontinyu dengan variasi debit limbah (20 ml/menit, 22,5 ml/menit, dan 25 ml/menit). Pada adsorpsi batch menunjukkan massa adsorben 120 gram dan waktu pengadukan 30 menit adalah variasi optimum dengan persen penyisihan COD pada limbah jagung dan kulit kakao sebesar 86% dan 76%, warna sebesar 64% dan 53%, amonia total sebesar 55% dan 48%. Pada proses adsorpsi kontinyu, debit limbah yang optimum adalah 25 mL/menit dengan persen penyisihan COD pada adsorben limbah jagung dan kulit kakao sebesar 95% dan 94,7%, warna sebesar 95,4% dan 94,9%, amonia total sebesar 96,3% dan 95,4%. Persamaan Thomas pada adsorpsi kontinyu digunakan karena pada proses kontinyu persen penyisihan terjadi secara maksimal

Downloads

Published

2020-09-23